
JAKARTA – Menghadapi penerapan sistem siaran televisi digital, yang rencananya akan diujicobakan Maret 2009 di wilayah Jakarta Bogor Tangerang dan Bekasi, PT Hartono Istana Teknologi mulai memproduksi rangkaian Polytron Set Top Box dan TV Digital Polytron.
Set Top Box merupakan perangkat tambahan untuk menerima sinyal digital yang dipancarkan oleh sistem DVB-T yang diubah kedalam sinyal analog agar dapat ditampilkan pada monitor TV analog. Perangkat yang diberi nama Polytron Digital Video Broadcast (DVB) ini rencananya akan dipasarkan mulai Februari 2009 di kawasan Jabotabek seharga? Rp 425.000.
Tak hanya itu, Polytron juga akan memproduksi televisi digital. Polytron mencoba menghadirkan televisi yang telah menyisipkan teknologi digital ke dalamnya untuk menerima siaran televisi DVB-T tanpa perlu menggunakan perangkat tambahan lagi.
Pengembangan televisi digital antara lain dikarenakan perubahan lingkungan eksternal, yaitu pasar TV analog yang sudah jenuh dan adanya kompetisi dengan sistem penyiaran satelit dan kabel.
Selain itu juga adanya perkembangan teknologi, yaitu teknologi pemrosesan sinyal digital, teknologi transmisi digital, teknologi semikonduktor serta teknologi peralatan yang beresolusi tingggi.
Untuk penerapan sistem siaran televisi digital di Indonesia, pemerintah telah menerbitkan keputusan yaitu Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika No. 27/P/M.Kominfo/8/2008 tentang Uji Coba Lapangan Penyelenggaraan Siaran Televisi Digital di mana teknologi digital yang akan digunakan adalah sistem siaran Digital Video Broadcasting Terrestrial (DVB-T).
“Kami siap untuk mendukung program pemerintah yang akan menerapkan sistem siaran televisi digital yang memiliki lebih banyak keunggulan,” ungkap Relationship Marketing, Advertising & Promotion Manager PT Hartono Istana Teknologi Santo Kadarusman, dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Jumat (27/2/2009).
Keunggulan siaran digital antara lain tahan terhadap efek interferensi, kualitas gambar yang lebih baik, tidak ada noise (bintik-bintik, semut), bayangan, interaktif, penerimaan yang lebih jelas walaupun pada saat bergerak (mobile). Kelebihan lainnya adalah efisiensi di banyak hal, antara lain pada spektrum (efisiensi bandwidth), efisiensi dalam network transmission, transmission power dan power konsumsi.
(srn)
sumber: okezone.com

